Senin, 07 September 2009


Bagi yang berminat ikut Saka Wana Bakti....
Langsung dateng ke Sanggar Saka WanaBakti:
PerUm Perhutani Binwil Surakarta JL. Gajah Mada No 45 (Depan Hotel Sahid).
Pake Seragam Pramuka Lengkap,
Hari Selasa - Kamis,Pkl 15.00
Info lebih lanjut coment aja....
-@24

Jumat, 04 September 2009

Rio Haryanto Duta ANTINARKOBA 2009


OTOMOTIFNET - Panutan hidup sehat. Itu salah satu alasan pembalap Rio Haryanto, 16 tahun, dinobatkan sebagai Duta Nasional Antinarkoba pada peringatan Hari Antinarkoba di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jumat (26/6).

Di acara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rio jadi satu-satunya olahragawan yang menyandang predikat tersebut. Lainnya, dari kalangan artis dan dunia hiburan. “Tentu saya bangga bisa terpilih. Hidup sehat memang menjadi kewajiban karena saya ingin berprestasi maksimal hingga F1,” ujar Rio.

Saat ini Rio tengah berjuang di ajang Formula BMW Pacific. Bungsu pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Peniwati ini telah menyabet 2 podium utama dari dua event di Sirkuit Sepang, Malaysia. Berikutnya remaja yang menuntut ilmu di Singapura ini tampil pada seri III AFOS di Sirkuit Sentul, Bogor, 17-19 Juli 2009.

Sebagai pembalap, Rio memang terbiasa dengan pola hidup sehat. Dimulai 9 tahun silam saat mulai main gokart. Sekarang ia biasa lari 10-12 kilometer, berenang 4 kilometer dan latihan beban dengan pelatih khusus dari Belanda, Denny van Rhei. “Awalnya ya berat. Tapi lama kelamaan terbiasa. Kalau enggak latihan, badan malah sakit semua,” senyum remaja kalem ini.

Berkat bimbingan dan disiplin dari ayah yang mantan pembalap, Rio bebas dari yang namanya ganja, ekstasi, putaw, kokain dan jenis narkoba lainnya. Lebih dari itu, keinginan besar menjadi terbaik di ajang balap, membuat remaja asal Solo ini punya komitmen kuat menjauhi narkoba.

Kamis, 03 September 2009

Rio Haryanto runner up F3 Australia



solopos.com, 24 Agustus 2009

Solo (Espos) Pembalap mobil berbakat asal Solo, Rio Haryanto berhasil merebut tempat kedua atau runner up Formula 3 (F3) Australian Driver Championship N Class 1 di Sirkuit Queensland Raceway Ipswich, Brisbane, Australia, Minggu (23/8).

Urutan pertama pada race kemarin ditempati pembalap asal Selandia Baru, Tom Tweedie dan tempat ketiga diduduki pembalap tuan rumah, Chris Gilmour.

Ayah Rio, Sinyo Haryanto yang menunggui putranya berlaga di Australia mengaku puas dengan pencapaian tersebut.

”Ini merupakan awal yang baik. Karena dengan persiapan minim Rio mampu naik podium, merebut posisi kedua mengalahkan pembalap tuan rumah,” katanya melalui pesan singkat kemarin.

Sinyo yang dulu pernah menjadi pembalap nasional itu mengatakan pertarungan di F3 yang diikuti 15 peserta itu berjalan ketat. Pada balapan itu, Rio yang memulai start dari urutan ketujuh langsung melejit mendahului beberapa peserta yang datang dari berbagai negara.

Kendati baru kali pertama mengemudikan mobil Renault, tunggangannya di F3 itu, dia dinilai cepat berdaptasi. Sehingga pembalap berusia 16 tahun itu mampu mengejar Tom Tweedie yang start di urutan kedua.

Seusai event di F3 Australia itu, lanjut Sinyo, Rio akan berkonsentrasi mengikuti Formula BMW Asia-Pasific yang digelar di Singapura pada 24-27 September mendatang.

Rabu, 02 September 2009

Saka Wana Bakti Surakarta


Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi

Tujuan pembentukan Saka adalah untuk memberi wadah pendidikan bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega serta pemuda Indonesia untuk :
mengembangkan bakat, minat, pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan pengalaman dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
meningkatkan motivasi melaksanakan kegiatan nyata dan produktif
memberi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya
memberi bekal bagi pengabdiannya pada masyarakat, bangsa dan negara guna menunjang pembangunan nasional sehingga dapat meningkatkan mutu dan taraf kehidupan serta dinamika Gerakan Pramuka, serta peranannya dalam pembangunan nasional.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.

Anggota Saka adalah :
1. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari Gugusdepan
2. Pramuka Penggalang Terap.
3. Pemuda berusia 14-25 tahun, dengan syarat khusus
Syarat menjadi Anggota Saka :

Mendapat izin dari orang tua/wali, Kepala Sekolah dan Pembina Gugusdepan
Berusia antara 14-25 tahun
Memenuhi syarat-syarat khusus yang ditentukan oleh masing-masing Saka (misalnya persyaratan mengenai kesehatan jasmani dan rohani, kemampuan dan kepantasan dsb).
Bersedia untuk berperan aktif dalam segala kegiatan Saka
Bersedia dengan sukarela mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat, dimanapun, serta setiap saat bila diperlukan.
Seorang Pramuka dapat pindah dari satu bidang ke Saka lainnya bila telah mendapatkan sedikitnya 3 (tiga) buah TKK dan sedikitnya telah berlatih selama 6 (enam) bulan pada Saka tersebut.